ˈASSHOLE

ARE-YOU-AN-ASSHOLE

asˌhōl, bukan cuma lubang penetrasi para top, tapi sebutan paling berlaku buat orang ngehe, semi menyebalkan, sangat brengsek.

Gay baperan sering ngatain orang asshole, tiap habis ketemuan lanjut seks bareng. Padahal, seks yang mereka lakuin tanpa status, tanpa rasa, tanpa emosi, cuma penetrasi sampe orgasme. Masokis!

Si “korban” otaknya gak realistis, gak paham konsep seks, penis ikut dimasukin ke hati. Sebutan asshole gak adil di sebut, gak sesuai sama kesepakatan dan proses yang mereka lakuin.

Gak cuma seks, beberapa korban baper nyebut pelaku asshole karena cinta tar terbalas. Lebih parah, ada juga korban mepet padahal target punya komitmen, gak tau diri, sampah masyarakat yang perlu dibuang ke Zimbabwe.

Asshole tempat buang tokai, juga bagian paling sensitif nan menggairahkan para bottom. Lebih dari itu, sifat asshole ikut dianut semua orang, apalagi gay pencipta drama yang hidupnya penuh lika-liku.

Buat gue, asshole jadi sebutan paling pas buat pelanggar komitmen, pelanggar janji, dan pelaku tindakan cheating lain yang masuk pengkhianatan tingkat dewa.

Punya hubungan sama asshole? Yas, mas pacar sempet masuk dalam jajaran asshole di mata gue, sewaktu langgar janji, langgar kesepakatan buat ketemuan sama “fans” dia, bikin mood gue ancur sewaktu anniversary kemarin, bikin kepercayaan drop.

But, i’m an asshole too. Gue masuk kategori asshole di mata dia, tukang bikin skenario submisif, tindakan berulang tak termaafkan yang sering bikin mood doi jatuh, bikin ilfeel karena ke-rese-an gue yang susah di tolerir.

Beda cerita dari hubungan gue, asshole banyak gue temuin di lingkungan. Gue kenal couple yang sama-sama tau pasangannya tukang selingkuh, tapi mereka tetap jalin hubungan sakinah. Diluar, mereka ngomongin pasangannya berkhianat, jadi korban tertindas, padahal sama-sama asshole.

Tergantung perspektif, kadar asshole tiap orang beda, bisa diliat dari bedanya sikap gue dan mas pacar. Paling dasar, asshole sebutan layak buat si tukang selingkuh, tukang tebar pesona, tukang bikin drama, tukang jajanin kucing padahal punya tambatan hati lagi nunggu kabar dia.

Once an asshole, always an asshole. Have an asshole side? Congratulations, you’re human!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s